Di lini tengah yang sering jadi medan perang sesungguhnya di lapangan, lo butuh satu sosok yang tahan banting, sabar, dan bisa bersih dalam rebut bola. Di situlah peran Gueye muncul. Gelandang milik Everton ini bukan pemain flashy atau pencetak gol spektakuler, tapi dia adalah tipe pemain yang bikin lawan frustasi dan bikin tim lo aman dari gempuran.
Idrissa Gana Gueye, atau lebih akrab disebut Gueye, adalah gelandang bertahan klasik dengan sentuhan modern. Kakinya tajam buat tekel, visinya cerdas, dan stamina-nya nyaris gak ada habisnya. Baik di Premier League maupun bareng Timnas Senegal, dia adalah tembok tak terlihat yang kerja kerasnya layak dapet spotlight.
Profil Singkat Gueye
- Nama lengkap: Idrissa Gana Gueye
- Tanggal lahir: 26 September 1989
- Tempat lahir: Dakar, Senegal
- Tinggi: 1,74 m
- Posisi: Gelandang bertahan
- Kaki dominan: Kanan
- Klub saat ini: Everton FC
- Nomor punggung: 27
- Timnas: Senegal
Awal Karier: Dari Senegal ke Ligue 1
Gueye memulai karier profesionalnya di akademi Diambars, salah satu akademi elit di Senegal yang udah melahirkan banyak bintang. Bakatnya langsung dilirik oleh pencari bakat dari Prancis, dan dia pun bergabung ke Lille OSC.
Perjalanan awalnya:
- Debut di Ligue 1 bareng Lille pada 2010
- Jadi bagian skuad juara Ligue 1 musim 2010/11
- Tampil reguler sebagai gelandang bertahan dan box-to-box
- Dikenal karena daya jelajah dan kemampuan intercept yang tinggi
Masuk Premier League: Konsistensi di Aston Villa dan Everton
Tahun 2015, Aston Villa datengin Gueye. Meski musimnya gak berjalan mulus (Villa degradasi), performa pribadi Gueye tetap menonjol. Gak lama, Everton langsung gercep dan memboyong dia ke Goodison Park pada 2016.
Di Everton (periode pertama):
- Top 3 tekel terbanyak di Premier League selama 3 musim
- Dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di EPL
- Jadi andalan pelatih manapun, dari Koeman sampai Marco Silva
- Dapat pujian karena “baca permainan lebih cepat dari gelandang lainnya”
Sempat Hijrah ke PSG: Belajar di Level Elite
Pada 2019, Paris Saint-Germain (PSG) datang dengan tawaran besar. Gueye pun pindah ke Ligue 1 lagi dan dapet pengalaman luar biasa:
- Bermain bareng Neymar, Mbappé, Messi
- Tampil di Champions League dan jadi starter di banyak laga besar
- Bantu PSG raih 2 gelar Ligue 1 dan 3 piala domestik
- Belajar pressing ala elite Eropa dan kontrol tempo permainan
Meski gak jadi bintang utama, Gueye tetap tampil maksimal dan sering dipuji karena kerja tak terlihat di lini tengah PSG.
Kembali ke Everton: Pulang dengan Pengalaman
Musim panas 2022, Gueye kembali ke Everton. Fans senang banget karena tau dia bakal jadi jawaban dari lubang besar di lini tengah. Dan benar aja:
- Langsung jadi starter dan mentor untuk gelandang muda
- Kombinasi ideal dengan Onana dan Doucouré
- Tetap kuat dalam tekel dan pressing
- Bantu Everton bertahan dari zona degradasi
Gueye bukan hanya pemain, tapi figur senior yang jadi panutan.
Statistik Gueye (Premier League 2023/24)
- Penampilan: 32 laga
- Tackle sukses: 2.7 per game
- Interceptions: 1.8
- Passing accuracy: 86%
- Duels dimenangkan: 60%
- Gol: 1
- Assist: 1
- Clearances: 2.1
Statistik ini nunjukin bahwa Gueye masih jadi salah satu gelandang bertahan paling efektif di EPL, bahkan di usia 34.
Gaya Main: Mesin Bertahan dengan Otak Taktis
Gueye bukan cuma pelari tanpa arah. Dia punya insting taktis luar biasa. Tahu kapan tekel, kapan tahan, kapan press, dan kapan turun bantu build-up.
Ciri khas gaya main Gueye:
- Jago tekel bersih dan recover bola cepat
- Positioning solid banget buat nutup passing lane
- Gak gampang panik saat ditekan
- Bisa main di dua sistem: 4-3-3 dan 4-2-3-1
- Pemain yang ngisi celah pemain lain dengan cerdas
- Disiplin banget, jarang out of position
Peran di Timnas Senegal: Pahlawan Tanpa Medali
Bareng Timnas Senegal, Gueye adalah sosok tak tergantikan. Sejak debutnya di 2011, dia udah main lebih dari 100 kali dan selalu jadi starter.
Momen penting:
- Finalis Piala Afrika 2019
- Juara Piala Afrika 2021 – salah satu momen terbesar dalam sejarah Senegal
- Tampil di Piala Dunia 2018 & 2022
- Selalu jadi motor utama di lini tengah
Kombinasinya dengan Kouyaté dan Nampalys Mendy di timnas bikin lini tengah Senegal susah ditembus.
Apa Kata Pengamat?
“Gueye bukan pemain highlight, tapi dia adalah jantung tim.”
— Thierry Henry, pundit CBS Sports
“Tanpa Gueye, lini tengah Everton lebih longgar dan gampang ditembus.”
— Sean Dyche, manajer Everton
“Dia adalah pemain yang selalu memberi 110% — enggak kenal capek.”
— Aliou Cissé, pelatih Timnas Senegal
Fakta Menarik tentang Gueye
- Nama lengkapnya sering dikira Idrissa Gueye (yang lain), tapi dia adalah Idrissa Gana Gueye
- Aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi di Senegal
- Sering dijuluki “Mini Kante” oleh fans Everton
- Jarang absen karena cedera — fisiknya super stabil
- Punya lisensi UEFA B Coaching, siap jadi pelatih kelak
Masa Depan: Mentor dan Pemimpin
Walaupun usianya gak muda lagi, Gueye tetap penting buat Everton. Tapi ia juga bisa:
- Berperan sebagai mentor buat pemain muda seperti Amadou Onana
- Punya peluang balik ke Senegal dan bantu akademi lokal
- Jadi pelatih atau bagian dari staf pelatih setelah pensiun
- Potensi pindah ke MLS atau Arab Saudi sebagai langkah akhir karier
Kesimpulan: Gueye, Sang Gelandang Penyeimbang yang Gak Pernah Habis Tenaga
Di dunia sepak bola yang makin cepat dan teknikal, sosok seperti Gueye tetap punya tempat spesial. Dengan kerja keras, cerdas secara taktik, dan komitmen penuh, dia bukan cuma pelengkap—dia adalah poros yang bikin tim tetap stabil.
Buat Everton, dia adalah jangkar. Buat Senegal, dia adalah pahlawan. Buat pecinta sepak bola? Gueye adalah inspirasi: kerja keras, loyalitas, dan konsistensi lebih penting daripada sorotan.
Jadi, kalau lo lihat Everton atau Senegal tampil solid, jangan lupa liat siapa yang ada di tengah — kemungkinan besar, itu adalah Gueye yang lagi kerja dalam diam.